Remaja dengan rentang usia 12 - 19 tahun merupakan pasar yang sangat potensial bagi produsen. Hal ini di sebabkan oleh labilnya karakter mereka dalam menyikapi segala sesuatu. Di tambah lagi dengan budaya ikut-ikutan sering terjadi di antara para remaja. Bermunculannya mall-mall atau swalayan semakin menambah jumlah remaja dengan sifat boros.
Gaya hidup yang konsumtif jika tidak di ikuti oleh kekuatan finasial bisa repot juga. Padahal tidak semua orang tua berasal dari kalangan menengah ke atas. Tapi terlepas dari status ekonomi orang tua mereka, bagaimanapun juga budaya hidup boros seyogyanya di kurangi atau di hentikan. Ada beberap tips yang bisa di pakai untuk setidaknya menurunkan gaya Hidup boros, di antaranya :
- Harus di awali dengan niat
- Tulislah daftar belanja peralatan sekolah kamu, saat pergi berbelanja ke toko alat tulis.
- Hindari teman yang mempunyai gaya hidup boros.
- Bawalah bekal sendiri saat pergi ke luar rumah, entah itu air mineral atau sekedar snack.
Jika kamu sudah melaksanakan poin di atas, saya yakin dalam beberap bulan ke depan kamu akan termasuk ke dalam jajaran remaja dengan jumlah tabungan terbesar di antara teman-teman kamu.
Buktikan.
Penggunaan internet di kalangan pelajar sudah menjadi hal yang umum di gunakan. Banyak sekali web site yang bisa di jadikan referensi untuk menambah pengetahuan dan wawasan kita dalam meningkatkan kualitas keilmuan kita. Internet sering juga di manfaatkan oleh para pelajar dalam mencari referensi suatu tugas yang di berikan oleh guru di sekolah. Tak ayal, internet memang sudah menjadi kebutuhan siswa dalam pencarian informasi.
Salah satu web yang bisa di jadikan sebagai sumber melatih diri adalah http://www.sicerdik.com. Portal Sicerdik mengusung konsep cyber school, yang memungkinkan setiap penggunanya mendapatkan akses informasi pendidikan, baik yang berbentuk sebagai materi ajar maupun soal-soal latihan.
Portal ini juga di buat sebagai media pembelajaran yang cerdas bagi siswa ataupun pendidik karena bukan saja berisi ilmu pendidikan terkini tapi juga di sesuaikan dengan kurikulum terbaru. Dengan belajar lewat web ini, di harapkan para siswa tidak hanya mampu menjawab berbagai soal tapi juga mampu memahami soal dan cara-cara menjawabnya.
Jadi selamat berselancar…
Kalau kita kembali mengingat saat kita masih belajar di play group, TK atau SD. Tentu yang terbayang adalah saat penuh kegembiraan bersama teman-teman sebaya baik dalam bermain maupun dalam kegiatan belajar. Kita jarang sekali atau bahkan tidak pernah melihat muka-muka murung para murid TK atau SD saat mereka belajar atau menyelesaikan suatu tugas. Kita tidak pernah mendengar mereka mengeluhkan banyaknya pekerjaan atau tugas yang di berikan di sekolah. Tapi kita lebih sering mendengar celoteh mereka, guyonan mereka dan tawa yang riang di telinga kita.
Tapi apa yang terjadi saat usia kita bertambah dan semakin tinggi pula jenjang pendidikan formal kita ? Kebanyakan kitajadi lupa untuk tertawa lepas, kebanyakan dari kita jadi lupa untuk saling bersenda gurau seperti dulu. Beberapa di antara siswa mengakui, hal ini terjadi karena banyaknya tugas menumpuk yang di berikan oleh sekolah sehingga menuntut mereka untuk lebih giat dalam belajar. Perubahan secara pelan tapi pasti menyeret kita menjadi siswa-siswa serius, acuh dan rentan akan stress.
Munculnya hal ini tentu bukan sepenuhnya kesalahan dari para siswa, pihak sekolah juga ikut mempunyai andil yang cukup besar dalam menciptakan generasi-generasi baru dengan mental yang baik, bukan cuma kepandaian secara IQ saja tapi EQ dan ESQ. Pola pengajaran yang lebih berfokus pada hasil memang memberi beban tersendiri baik buat pengajar ataupun siswa dari pada pola pengajaran yang berfokus pada proses. Di satu sisi, guru di tuntut untuk mengajarkan materi sehingga para murid bisa memenuhi nilai standar kelulusan dan di sisi siswa sendiri banyak yang sangat tertekan dengan banyaknya teori dan tugas tulis yang harus di kerjakan.
Lalu, bagaimana kita menyikapi fenomena yang terjadi di atas, sehingga tidak terjebak dengan serba-serbi tuntutan belajar di dunia pendidikan formal ? Ada beberapa tips yang perlu di cermati oleh seorang siswa, diantaranya :
- Selalu bersikap positif dalam menghadapi tugas sebanyak dan seberat apapun di sekolah.
- Kerjakan tugas dengan mencicil, jangan besok di kumpulkan malamnya lembur.
- Buka dirimu untuk berteman dengan siapa saja, selama teman tersebut baik.
- Diskusikan pelajaran yang sulit dengan teman atau guru kamu.
- Luangkan waktumu untuk bermain dan lupakan segala tugas dan masalahmu selama beberapa saat.
Dari uraian dan tips di atas, mudah sekali untuk di lakukan. Kita harus ingat untuk mengembangkan selalu kegembiraan saat belajar karena dari kegembiraan akan muncul antusiasme dalam mempelajari sesuatu.
Selamat belajar…
Selamat datang di www.buatkamu.com
Ini adalah sebuah wadah belajar bersama melalui internet. Di harapkan dari site ini akan banyak terlahir generasi-generasi pecinta pembelajaran lewat internet. Di harapkan juga, dari tempat ini akan terjalin hubungan yang baik dan luas dari seluruh kalangan pelajar di Indonesia. Adapun fasilitas yang bisa Kamu nikmati di sini adalah :
- Konsultasi B inggris, komputer dan internet gratis.
- Kamu bisa menulis masukan atau kritik yang membangun buat sekolah kamu (tentu saja rahasia kamu di jamin aman).
- Kamu bisa juga ngiklan, misal kamu mau jual HP kamu yang sudah buntut, dll.
- Kamu bisa menambah wawasan lewat info terbaru tentang pendidikan atau lifestyle.
Untuk lebih jelasnya, Kamu bisa lihat sendiri apa yang ada di situs ini. Selamat menikmati.
Mr. Andi
Kamu bisa curhat tentang sekolahmu, gurumu, pelajaran, dan problem lainnya disini .
Mr. Andi
Konsultasikan Bahasa Inggris disini
dibimbing oleh
Mr. Andi
Konsultasikan masalah IT, Komputer, Software, Internet, Hosting, Domain, Tekhnologi, Bisnis Online, semuanya disini.
Mr. Andi